Kamis, 01 Januari 2015

4 Pola Salaman Pagi

Sumber Gambar: budidanbadu.com
Pada artikel sebelumnya telah dikupas tentang salaman pagi. Persoalannya adalah sudahkah kita melakukannya? Ada empat pola bersalaman yang dapat dilakukan di sekolah. Keempat pola tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Salaman hanya terjadi antara guru dengan guru saja
  2. Salaman dilakukan antar guru dan ditambah dengan para karyawan, siswa belum terlibat dalam aktifitas tersebut
  3. Salaman pola kedua ditambah dengan para siswa
  4. Salaman pola keempat ditambah dengan kepala sekolah.

Melakukan pola keempat memang sulit, apalagi bagi sekolah yang siswanya sudah mencapai ribuan. Tetapi dari tingkatan yang paling sederhana, sudah sejauh manakah sekolah-sekolah sudah melakukannya? Memang banyak yang mengatakan bahwa eksperimen tersebut bagus, tetapi sulit dilakukan karena memerlukan kemauan keras , kedisiplinan, dan ketulusan hati. Misalnya saja, kepala sekolah harus dating lebih awal dibandingkan dengan guru. Para guru harus datang lebih awal dibandingkan murid. Kedatangan itu pun harus disertai raut muka yang cerah sebagai cerminan hati yang cerah pula.

Apakah berangkat lebih awal merupakan pekerjaan yang sulit? Apakah kita termasuk orang yang menyatakan sulit itu sementara ada sekolah-sekolah yang mampu melakukannya? Mereka melakukan aktivitas salaman karena merasa nikmat sebagai guru, merasa cukup dengan rizki yang diterimanya, dan mempunyai sikap tawakkal yang penuh kepada Allah. Nah, kapan giliran kita?


EmoticonEmoticon